Selagi Muda Selagi Bisa


UNTUK para kaum pemuda dan pemudi, remaja putra maupun putri, marilah kita memanfaatkan waktu luang yang dimiliki dengan berbagai hal yang positif, tentunya yang dapat mendatangkan manfaat dalam diri serta kehidupan kita. Jangan sia-siakan waktu ini dengan hal yang tidak bermanfaat seperti layaknya pacaran, quality time dengan pacar, smsan seharian, facebook-an hanya untuk kepo in mantan, update status yang gak penting, upload foto alay hanya ingin mendapat pujian, bbman untuk promosi teman aja,nongkrong-nongkrong, merokok buang-buang uang, haduh gak penting banget, kawan! Lebih baik kan kalau kita menggunakan waktu luang itu untuk mengkaji Al-Quran, membacanya, memahaminya, dan mengamalkannya, apalagi kalau menghafalnya, akan lebih lagi, selain itu banyak mendapat pahala dan manfaat dari Allah dibandingkan hal yang gak penting tadi. Allah SWT juga telah berpesan pada kita dalam QS. Alam Nasyrah [94]: 7-8,“

Maka apabila kamu telah selesai (dari suatu urusan), kerjakanlah dengan sungguh-sungguh (urusan) yang lain. Dan hanya kepada Tuhanmulah hendaknya kamu berharap.”Dengan merujuk pada ayat diatas, jelas sekali Allah memerintahkan pada kita apabila kita telah selesai mengerjakan suatu pekerjaan, hendaknya kita melakukan pekerjaan yang lain dengan penuh kesungguhan tentunya pekerjaan yang bermanfaat. Jangan sampai ada waktu yang terbuang, sampai ada istilah menganggur dan akhirnya melamun yang tidak penting, padahal di waktu itu dapat digunakan dengan hobi kita dan akhirnya mengasah kemampuan yang dimiliki, lebih bermakna bukan?

Rasulullah SAW juga pernah bersabda, “Seorang hamba, di hari kiamat pasti terlebih dahulu ditanya tentang empat perkara; tentang masa mudanya bagaimana ia menghabiskannya; tentang umurnya sebab apa ia menjadi tua; tentang hartanya dari mana ia mendapatkannya dan ke mana ia membelanjakannya; dan tentang ilmunya bagaimana ia mengamalkannya,” (HR. Al-Bazzar, Ath-Thabrani, dan At-Tirmidzi).

Seharusnya kita menggunakan waktu dengan sebaik-baiknya untuk mencari keridhaan Allah, sehingga kita merasa kekurangan waktu karena terlalu sibuk untuk mencaari ridha Allah. Waktu memang terasa begitu cepat berlalu sehingga masih banyak hal yang belum dikerjakan. Para ulama mengatakan, alwaqtu qashir wal ‘amalu katsir (waktu itu pendek, tapi banyak amal saleh yang belum bisa dikerjakan). Allah SWT juga telah berfirman, “Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar berada dalam kerugian. Kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh, dan nasihat-menasihati supaya mentaati kebenaran dan nasihat-menasihati supaya menetapi kesabaran,” (QS. Al-‘Ash [103]: 1-3).

Sumber : Terapi Virus Merah Jambu/Ustadz Anif Sirsaeba, MBQ/Republika&BRC/Februari 2008.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s