Pendamping Hati (Nanti)


Duduk aku dalam renungan, saat aku terjaga dalam hening malam ini. Dalam renungan itu, kujumpai sosok dirimu yang anggun dengan parasmu, yang mulia dengan akhlakmu yang ceria dengan sifatmu. Teringat saat pertama kali kita bertemu, dengan hijab coklatmu engkau kujumpai, sungguh akan selalu ku ingat itu.

Dimulai hari itu, tepat pada hari minggu tertanggal 20 april 2014, makin terasa indah hari yang kulalui, entahlah mungkin karena diri ini dekat denganmu, mungkin aku perlahan mencintaimu hingga dengan tubuh bergetar ku beranikan diri untuk mengutarakan perasaan ini kepadamu.  semoga engkau mengerti dan kau fahami.

Dari sms, whatsup sampai blackbarry messenger sebagai alat komunikasi kita gunakan untuk mengenal diri, banyak hal, sampai hal terburuk yang pernah kita alami sifat jelek yang dimiliki. Alhamdulillah kita saling menerima itu. Melengkapi.

Teringat diri pada firman Illahi..
Cahaya (An-Nūr):32 – Dan kawinkanlah orang-orang yang sedirian diantara kamu, dan orang-orang yang layak (berkawin) dari hamba-hamba sahayamu yang lelaki dan hamba-hamba sahayamu yang perempuan. Jika mereka miskin Allah akan memampukan mereka dengan kurnia-Nya. Dan Allah Maha luas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui.
Juga hadis Nabi Muhammad SAW sang pembimbing diri
“Nikahilah perempuan yang subur dan penyayang, sebab dengan jumlahmu yang banyak aku akan berbangga di hadapan para Nabi pada hari kiamat.” Riwayat Ahmad. Hadits shahih menurut Ibnu Hibban.
Ku beranikan diri, tak hanya mengutarakan cinta tapi juga kuutarakan niat suci untuk mengkhitbah dan menikahimu.

Sayang, hingga saat ini berawal dari pengutaraan tersebut, terlalu banyak rintangan menghadang, bak duri menusuk kaki, bak jalan penuh bara api, seakan sulit teramat sulit terlalui. Meski begitu kau masih selalu berada disisi,menjaga cinta semoga abadi menyemangati diri agar tak lari jauh menghindari, walau jalan menyiksa diri.

Wahai gadisku, tak jua ku menyerah semua itu karenamu. Inginku tetaplah kau seperti ini, kita perjuangkan hingga halal kita dapati, semoga Allah mempermudah jalan ini dan melimpahkan rahman dan rahimnya sampai nanti. Akhir hayat yang terus menanti.
Aamiin

Bait lagu ini mewakili diri …
Akhirnya kutemukan seorang dewi setelah lamaku nantikan adinda.Bersamanya kan berjalan setiap mimpi indah dalam suka dalam duka. Semoga tuhan mendengar pintaku tuk jadikan mu sebagai tempat persinggahan jiwaku.
Dan nanti bila saatnya tiba ku kan datang mejemputmu tuk duduk dalam satu ikatan pernikahan indah. Ya… Pernikahan indah

For you RF

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s